Hati-Hati! 5 Buah Favorit Ini Ternyata Bisa Bikin Gula Darah Melonjak Drastis

Ilustrasi mangga
Sumber :
  • Pixabay

Pisang termasuk buah yang indeks glikemiknya berubah sesuai tingkat kematangan. Saat pisang masih hijau, kandungan patinya cukup tinggi. Namun, ketika matang dengan kulit kuning dan bintik cokelat, pati tersebut berubah menjadi gula sehingga GI bisa mencapai 62 atau lebih. Konsumsi pisang matang dalam jumlah besar dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cukup tinggi. Orang dengan sensitivitas insulin sebaiknya berhati-hati, dan lebih aman mengonsumsi pisang bersama serat atau protein untuk memperlambat penyerapan gula.

4. Kismis

Kepala Terasa Kesemutan? Ini Penyebab Medis yang Perlu Kamu Waspadai

Kismis atau anggur kering juga bisa memicu kenaikan gula darah dengan cepat. Indeks glikemiknya sekitar 64, termasuk tinggi untuk buah kering. Selain itu, kismis mengandung kalori cukup tinggi sehingga mudah membuat orang makan berlebihan. Akibatnya, gula darah bisa melonjak tiba-tiba. Meski kismis kaya akan antioksidan dan mineral, penderita diabetes atau yang sering mengalami naik-turun gula darah tetap harus membatasinya. Konsumsilah kismis secukupnya dan sebaiknya menjadi bagian dari menu seimbang.

5. Mangga

Mangga dikenal sebagai “raja buah” karena rasa manis dan kelezatannya. Namun, mangga memiliki indeks glikemik sekitar 60. Jika dimakan dalam porsi besar, mangga matang bisa memicu kenaikan gula darah signifikan karena kandungan gulanya cukup tinggi. Meski ada serat di dalamnya, jumlahnya tidak sebanding dengan kandungan gula. Oleh karena itu, orang yang harus menjaga kadar gula darah sebaiknya makan mangga dalam porsi kecil. Mengonsumsinya bersama makanan tinggi protein atau serat bisa membantu mengendalikan efeknya terhadap gula darah.

Kunci Utamanya: Moderasi

Rutin Makan 3 Siung Bawang Putih Setiap Hari, Ini yang Terjadi pada Tubuhmu!

Rahasia aman makan buah tanpa merusak kontrol gula darah adalah moderasi. Buah memang penting karena memberikan vitamin, mineral, antioksidan, dan serat yang mendukung kesehatan tubuh. Bahkan penderita diabetes tetap bisa menjadikannya bagian dari pola makan sehat.

Halaman Selanjutnya
img_title