Bertahan Demi Gaji, Tapi Tiap Hari Menangis Diam-diam, Artinya Depresi Kerja

Ilustrasi Wanita Menangis Usai Marah
Sumber :
  • Pixaby

Alasan ekonomi adalah jawaban paling umum. Ketika hidup bergantung pada satu sumber penghasilan, banyak orang merasa tidak punya pilihan lain. Ada rasa takut yang besar: takut tidak bisa membayar sewa, cicilan, atau biaya hidup anak.

Cek Yuk! Apakah Anda Sudah Memiliki Work-Life Balance yang Sehat? Ini Tandanya

Dalam riset oleh Mental Health America pada tahun 2023, ditemukan bahwa 61 persen responden tetap bekerja di tempat yang membuat mereka tertekan secara emosional karena alasan keuangan. Sementara itu, 43 persen mengaku takut stigma jika dianggap lemah atau tidak tahan banting.

Kondisi ini membuat seseorang terus memaksakan diri, bahkan ketika tubuh dan pikiran sudah memberi sinyal untuk berhenti.

Perbedaan Burnout dan Depresi Kerja

Merasa Lelah Kerjaan Nggak Ada Habisnya? Hati-hati Pertanda Mentalmu Kewalahan

Burnout umumnya berakar dari stres pekerjaan yang ekstrem, tapi bisa membaik dengan istirahat atau cuti. Namun, jika stres berlanjut dan mulai menyentuh inti harga diri serta persepsi hidup, maka itu sudah memasuki ranah depresi.

Menurut DSM-5, kriteria utama depresi mencakup:

  • Suasana hati murung hampir setiap hari
  • Hilangnya minat terhadap aktivitas sehari-hari
  • Perubahan berat badan
  • Gangguan tidur
  • Kelelahan
  • Perasaan bersalah berlebihan atau tidak berguna
  • Kesulitan konsentrasi
  • Pikiran tentang kematian atau bunuh diri
Halaman Selanjutnya
img_title
Industri Pekerjaan Mana yang Paling Bikin Stres? Data Terbaru Bikin Merinding