Kehilangan Anak Lebih Menyakitkan bagi Orang Tua

Ilustrasi ibu berduka kehilangan anak
Sumber :
  • Freepik

LifestyleTangis Herlina pecah tatkala Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan datang melayat mendiang putranya, Affan Kurniawan. Di depan Pramono dan Anies Baswedan, Herlina melontarkan emosinya lantaran anaknya yang berusia 21 tahun meninggal dunia usai terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob, Baraccuda.

Mengapa Jumat Membuat Kita Lebih Bahagia: Psikologi di Balik Friday Feeling

”Anak saya nggak ada ini,” kata Herlina, Jumat 29 Agustus 2025.

”Anak saya sudah tidak ada pak,” kata Herlina.

Selalu Diremehkan? Begini Cara Elegan Hadapi Orang yang Tak Menghargai Kamu!

Wanita berhijab itu juga menuntut keadilan atas tewasnya sang putra yang saat itu tengah bekerja.

”Mohon dituntut keadilannya pak,” kata Herlina.

Apa itu Boreout yang Bisa Sebabkan Kamu di PHK Diam-Diam

Berkaca pada kasus Herlina yang harus kehilangan putranya, tidak ada kehilangan yang mudah. Namun, ketika orang tua harus kehilangan anak, rasa sakit yang muncul sering kali jauh lebih menghancurkan daripada bentuk kehilangan lainnya.

Kehilangan orang tua, meski menyakitkan, masih bisa dipahami sebagai bagian dari siklus hidup alami. Tetapi ketika orang tua justru kehilangan anak, itu terasa melawan kodrat sesuatu yang seharusnya tidak terjadi.

Halaman Selanjutnya
img_title