Antara Bakti dan Burnout, Pergulatan Batin Generasi Sandwich yang Jarang Terungkap
Jumat, 29 Agustus 2025 - 00:02 WIB
Sumber :
- Freepik
Menjadi tulang punggung dua generasi sering menimbulkan dilema emosional.
- Bakti pada orang tua: Ada rasa wajib untuk berterima kasih dan membalas budi pada mereka yang telah membesarkan kita.
- Tanggung jawab pada anak: Ada dorongan kuat untuk memberikan pendidikan terbaik dan masa depan yang lebih baik.
- Konflik batin: Di tengah kedua kewajiban itu, kebutuhan diri sendiri sering terabaikan. Akhirnya, muncullah rasa bersalah ketika tidak bisa memberikan yang terbaik bagi semua pihak.
Profesor psikologi dari Clark University, Dr. Jeffrey Arnett, menekankan bahwa generasi sandwich sering kali merasa tidak pernah cukup, meskipun mereka sudah melakukan yang terbaik.
”Mereka merasa seolah gagal di dua sisi sekaligus,” kata dia
Dampak pada Kesehatan Mental dan Fisik
Tekanan berlapis yang dialami generasi sandwich bukanlah hal ringan. Dampak yang paling sering terjadi antara lain:
- Burnout dan stres kronis
Terlalu banyak tuntutan bisa menyebabkan kelelahan emosional. Dalam jangka panjang, hal ini meningkatkan risiko depresi dan kecemasan. - Gangguan kesehatan fisik
Kurang tidur, pola makan tidak sehat, hingga tekanan darah tinggi sering muncul akibat stres yang tidak terkendali. - Hubungan keluarga renggang
Rasa lelah dan frustrasi bisa membuat hubungan dengan pasangan atau anak menjadi tegang.
Halaman Selanjutnya
”Banyak orang di generasi sandwich merasa tidak punya waktu untuk diri mereka sendiri. Padahal, tanpa perawatan diri, mereka berisiko mengalami kelelahan total,” kata Dr. Arnett.