Kenapa Orang Jahat Terlihat Sukses Sedangkan Orang Baik Malah Tertinggal?
- Freepik
Lifestyle –Pernahkah Anda melihat sekeliling dan bertanya-tanya mengapa orang yang curang atau memperlakukan orang lain dengan buruk atau bahkan merendahkan hidup orang lain tetap tampak mulus. Entah dari segi uang, kekuasaan, dan status, sementara orang-orang baik yang jujur dan rajin hampir selalu kesulitan? Jika iya maka simak artikel berikut ini untuk mengetahui penyebabnya.
Melansir laman Times of India, berikut ini alasan mengapa orang jahat selalu sukses dibandingkan orang baik.
Orang “jahat” tidak takut melanggar aturan
Dalam bukunya The 48 Laws of Power, Robert Greene berpendapat bahwa mereka yang berhasil biasanya tahu bagaimana melonggarkan aturan, memanipulasi penampilan, dan bertindak berani tanpa ragu. Hal ini juga terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu hal pertama yang akan Anda perhatikan adalah orang yang jahat biasanya memiliki batasan yang lebih sedikit. Mereka tidak masalah mengambil jalan pintas, melanggar aturan, atau melewati pertimbangan etika di kepala mereka. Sementara orang baik sering bertanya, “Apakah ini adil? Apakah saya menyakiti orang lain?” semetara orang jahat sudah dua langkah di depan, dan melakukan tindakan yang membuat mereka diperhatikan, dibayar, atau dipromosikan. Bukan berarti orang jahat lebih pintar, melainkan mereka tidak ragu dan dalam lingkungan yang kompetitif seperti bisnis atau politik, keraguan bisa menjadi bumerang.
Kepercayaan diri adalah kekuatan super mereka
Kepercayaan diri sering terlihat seperti kompetensi. Orang jahat sering memproyeksikan diri mereka sebagai orang yang berani, tegas, dan tanpa rasa takut. Energi ini menarik perhatian orang lain baik itu bos, klien, atau publik, orang secara alami merespons kepercayaan diri, meskipun substansinya diragukan.