Manfaat Kembali ke Alam: Hilangkan Stres dan Kembalikan Produktivitas
- Istimewa
Lifestyle –Jerhemy Owen menemukan cara hidup sehat lewat kedekatan dengan alam. Dari aksi tanam pohon di Papua, ia menunjukkan bagaimana gaya hidup seimbang bisa membantu anak muda mengurangi stres sekaligus menjaga bumi.
Di tengah ritme hidup modern yang serba cepat, kesehatan mental menjadi topik yang semakin banyak diperbincangkan. Tekanan pekerjaan, sekolah, hingga media sosial kerap membuat generasi muda mudah stres. Karena itu, banyak orang mulai mencari cara untuk menjaga keseimbangan hidup, tidak hanya secara fisik tetapi juga mental dan emosional.
Salah satu pendekatan yang kini populer adalah kembali dekat dengan alam. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa berada di ruang terbuka hijau dapat menurunkan stres, meningkatkan suasana hati, dan memperbaiki kualitas tidur. Aktivitas sederhana seperti berjalan di hutan, mendengar suara burung, atau sekadar merasakan udara segar bisa menjadi bentuk terapi alami yang efektif.
Kreator konten lingkungan, Jerhemy Owen menjadi salah satu sosok yang menunjukkan bagaimana gaya hidup seimbang bisa diwujudkan lewat interaksi langsung dengan alam.
Bagi Owen, kegiatan menanam pohon bukan sekadar aksi lingkungan, tetapi juga cara untuk menjaga dirinya tetap sehat, lebih mindful, dan terhubung dengan kehidupan sekitar. Ia membuktikan bahwa anak muda bisa tetap produktif, kreatif, sekaligus memiliki gaya hidup sehat yang menyenangkan.
Setelah menanam 10 ribu pohon di Bogor pada Mei lalu, Owen melanjutkan aksinya ke Papua bersama WWF Indonesia dalam rangka merayakan HUT ke-80 Republik Indonesia. Papua dipilih bukan hanya karena statusnya sebagai paru-paru Indonesia, tetapi juga karena keindahan alam dan budayanya yang luar biasa.
Dengan menanam pohon di Jayapura, Raja Ampat, dan Desa Nanggaouw, Owen tak hanya berkontribusi pada lingkungan, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang memperkaya jiwanya.