Apa yang Terjadi Jika Pilot Sakit atau Meninggal di Tengah Penerbangan?
- Pixabay
Lifestyle – Pernahkah Anda bertanya-tanya apa yang terjadi jika pilot pesawat tiba-tiba sakit atau bahkan meninggal dunia selama penerbangan? Meskipun kejadian ini terdengar menakutkan, maskapai penerbangan komersial memiliki sistem dan prosedur ketat untuk memastikan keselamatan penumpang tetap terjaga.
Insiden seperti ini memang jarang terjadi, tetapi ketika terjadi, seperti pada penerbangan Turkish Airlines dari Seattle ke Istanbul tahun lalu, di mana seorang pilot berusia 59 tahun meninggal dunia beberapa jam setelah lepas landas, prosedur darurat yang terorganisir dengan baik langsung diterapkan.
Artikel ini mengupas tuntas langkah-langkah pencegahan, prosedur penanganan, dan peran kru serta penumpang dalam situasi darurat tersebut, memberikan wawasan mendalam bagi para pelancong.
Langkah Pencegahan untuk Memastikan Pilot Fit untuk Terbang
Maskapai penerbangan menerapkan standar kesehatan yang sangat ketat untuk pilot demi mencegah insiden di udara. Sebelum setiap penerbangan, pilot wajib melakukan penilaian mandiri menggunakan pedoman yang dikenal sebagai IMSAFE Checklist, yang dikembangkan oleh Federal Aviation Administration (FAA).
Akronim IMSAFE mencakup Illness (penyakit), Medication (obat-obatan), Stress (stres), Alcohol (alkohol), Fatigue (kelelahan), dan Emotion (emosi). Jika pilot merasa tidak sepenuhnya fit dalam salah satu aspek ini, mereka diwajibkan untuk tidak terbang dan segera melapor ke dokter.
"Kami mengevaluasi 'Fitness to Fly' sebelum setiap penerbangan," ujar Adam Cohen, kapten di SkyWest Airlines, melansir Travel and Leisure, Kamis 28 Agustus 2025.