Seharian Kerja, Pulang Malah Bawa Emosi: Apa Penyebabnya?
- Pixaby
"Burnout adalah sindrom psikologis yang muncul sebagai respons berkepanjangan terhadap stres interpersonal kronis di tempat kerja,” kata Christina Maslach.
Gejala burnout antara lain, merasa lelah sepanjang waktu, kurang motivasi, mudah tersinggung, dan cenderung menarik diri dari lingkungan kerja. Burnout tidak hanya memengaruhi kinerja, tapi juga kualitas hidup di rumah, karena emosi negatif terbawa hingga waktu pribadi.
Kurang Nutrisi: Pengaruh Asupan Gizi terhadap Emosi
Kesehatan mental sangat dipengaruhi oleh pola makan. Harvard Health Publishing menjelaskan bahwa diet tinggi gula dan lemak jenuh, serta rendah serat, dapat meningkatkan risiko mood swings, kecemasan, dan iritabilitas. Tubuh yang kekurangan nutrisi penting cenderung mudah lelah, dan otak pun tidak menerima energi cukup untuk mengatur emosi.
"Konsumsi makanan olahan tinggi gula, lemak jenuh, dan rendah serat dapat meningkatkan risiko gangguan mood dan kecemasan,” Harvard Health Publishing.
Oleh karena itu, mengatur pola makan seimbang dengan karbohidrat kompleks, protein, sayur, dan buah adalah langkah penting untuk menjaga kestabilan emosi setelah bekerja.