Hati-Hati! 5 Buah Favorit Ini Ternyata Bisa Bikin Gula Darah Melonjak Drastis
- Pixabay
Lifestyle –Buah itu sehat! Sebagian besar buah memberi tubuh kita vitamin, mineral, dan serat yang bermanfaat. Namun, ada beberapa jenis buah yang bisa menyebabkan lonjakan gula darah dengan cepat. Hal ini bisa berbahaya bagi penderita diabetes atau orang yang harus benar-benar menjaga kadar gula darahnya.
Lonjakan gula darah terjadi karena adanya gula alami dalam buah, ditambah nilai indeks glikemik (GI) buah tersebut. Indeks glikemik adalah ukuran seberapa cepat karbohidrat dalam makanan meningkatkan kadar gula darah. Berikut adalah 5 buah yang paling sering memicu kenaikan gula darah secara signifikan seperti dilansir dari laman Times of India.
1. Semangka
Semangka dikenal sebagai buah favorit di musim panas karena segar dan banyak airnya. Namun, semangka memiliki indeks glikemik cukup tinggi, yaitu 72. Kandungan seratnya rendah, sementara gulanya cukup banyak sehingga gula langsung masuk ke aliran darah dan membuat kadar gula cepat naik. Bagi orang yang perlu mengontrol gula darah, porsi semangka harus diperhatikan. Mengonsumsi terlalu banyak semangka bisa memicu lonjakan gula darah yang berbahaya.
2. Nanas
Indeks glikemik nanas berkisar antara 59–66, tergantung ukuran dan asalnya. Kandungan gula alaminya ditambah serat yang sedikit membuat gula darah naik lebih cepat dibanding buah lain. Karena rasanya manis dan asam menyegarkan, nanas sering digemari. Namun bagi penderita diabetes atau yang bermasalah dengan gula darah, nanas sebaiknya dikonsumsi hati-hati. Cara terbaik menikmatinya adalah dalam porsi sedang dan dikombinasikan dengan makanan yang memperlambat penyerapan gula, misalnya kacang-kacangan atau protein.
3. Pisang Matang
Pisang termasuk buah yang indeks glikemiknya berubah sesuai tingkat kematangan. Saat pisang masih hijau, kandungan patinya cukup tinggi. Namun, ketika matang dengan kulit kuning dan bintik cokelat, pati tersebut berubah menjadi gula sehingga GI bisa mencapai 62 atau lebih. Konsumsi pisang matang dalam jumlah besar dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cukup tinggi. Orang dengan sensitivitas insulin sebaiknya berhati-hati, dan lebih aman mengonsumsi pisang bersama serat atau protein untuk memperlambat penyerapan gula.
4. Kismis
Kismis atau anggur kering juga bisa memicu kenaikan gula darah dengan cepat. Indeks glikemiknya sekitar 64, termasuk tinggi untuk buah kering. Selain itu, kismis mengandung kalori cukup tinggi sehingga mudah membuat orang makan berlebihan. Akibatnya, gula darah bisa melonjak tiba-tiba. Meski kismis kaya akan antioksidan dan mineral, penderita diabetes atau yang sering mengalami naik-turun gula darah tetap harus membatasinya. Konsumsilah kismis secukupnya dan sebaiknya menjadi bagian dari menu seimbang.
5. Mangga
Mangga dikenal sebagai “raja buah” karena rasa manis dan kelezatannya. Namun, mangga memiliki indeks glikemik sekitar 60. Jika dimakan dalam porsi besar, mangga matang bisa memicu kenaikan gula darah signifikan karena kandungan gulanya cukup tinggi. Meski ada serat di dalamnya, jumlahnya tidak sebanding dengan kandungan gula. Oleh karena itu, orang yang harus menjaga kadar gula darah sebaiknya makan mangga dalam porsi kecil. Mengonsumsinya bersama makanan tinggi protein atau serat bisa membantu mengendalikan efeknya terhadap gula darah.
Kunci Utamanya: Moderasi
Rahasia aman makan buah tanpa merusak kontrol gula darah adalah moderasi. Buah memang penting karena memberikan vitamin, mineral, antioksidan, dan serat yang mendukung kesehatan tubuh. Bahkan penderita diabetes tetap bisa menjadikannya bagian dari pola makan sehat.
Cara yang disarankan adalah makan buah dalam porsi kecil tapi teratur sepanjang hari, bukan dalam jumlah besar sekaligus. Mengombinasikan buah dengan protein, lemak sehat, atau makanan kaya serat juga dapat memperlambat penyerapan gula sehingga mencegah lonjakan drastis.
Dengan porsi yang terkontrol dan pola makan seimbang, buah-buahan yang tinggi gula pun tetap bisa dinikmati tanpa khawatir berlebihan.