6 Kebiasaan di Kasur yang Menyebabkan Tungau, Ini Cara Membersihkannya

Ilustrasi tungau
Sumber :
  • Freepik

LifestyleKasur adalah tempat beristirahat yang memberikan kenyamanan setelah hari yang panjang, tetapi tanpa perawatan yang tepat, kasur dapat menjadi sarang tungau debu. Tungau debu (Dermatophagoides spp.) adalah mikroorganisme kecil yang hidup dari serpihan kulit mati manusia dan hewan peliharaan. Meskipun tidak terlihat oleh mata telanjang, tungau dapat memicu alergi, asma, hingga masalah kulit seperti eksim. 

10 Hal yang Normal di Jepang Tapi Aneh di Indonesia, Ngalamin Gak?

Penelitian dari American Academy of Allergy, Asthma & Immunology menunjukkan bahwa sekitar 20% individu dapat mengalami reaksi alergi akibat paparan tungau. Oleh karena itu, memahami kebiasaan yang memicu proliferasi tungau di kasur dan cara mengatasinya adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan dan kualitas tidur

Berikut adalah enam kebiasaan yang sering kali tidak disadari serta solusi praktis untuk membersihkan kasur dari tungau.

1. Jarang Mengganti Seprai

8 Penyebab Kulit Kusam yang Perlu Anda Waspadai

Seprai yang tidak diganti secara rutin menjadi tempat ideal bagi tungau untuk berkembang biak. Serpihan kulit mati, keringat, dan minyak tubuh yang menempel pada seprai menciptakan lingkungan lembap dan kaya nutrisi bagi tungau. 

Menurut National Sleep Foundation, seprai sebaiknya diganti setiap satu hingga dua minggu.

Menabung Harian vs Bulanan: Mana yang Lebih Efektif untuk Membangun Kekayaan?

Cara Membersihkan: Cuci seprai, sarung bantal, dan selimut dengan air panas (setidaknya 60°C) untuk membunuh tungau dan telurnya. Gunakan deterjen hypoallergenic dan pastikan semua linen kering sepenuhnya sebelum digunakan kembali.

Halaman Selanjutnya
img_title