Makan Dikit Tapi Berat Badan Naik? Bisa Jadi Metabolismemu Melambat!

Ilustrasi kenaikan berat badan
Sumber :
  • Freepik

Lifestyle –Sudah mengurangi makan gorengan, nasi tinggal dua sendok, camilan ditahan-tahan. Tapi tiap naik ke timbangan, jarumnya tetap bergeser ke kanan. Kenapa bisa begitu? Padahal rasanya kamu sudah makan lebih sedikit dari biasanya.

img_title Berat Badan Naik Saat Ramadan, Ini 7 Penyebab yang Sering Tidak Disadari

Jika kamu mengalami ini, kemungkinan besar penyebabnya bukan dari seberapa banyak kamu makan, melainkan bagaimana tubuhmu membakar makanan itu, alias metabolisme.

Menurut profesor nutrisi di Harvard T.H. Chan School of Public Health dan ahli endokrinologi di Boston Children’s Hospital, Dr. David Ludwig, metabolisme yang melambat bisa menyebabkan berat badan naik meski kamu tidak makan banyak. Ini terjadi karena tubuh membakar kalori lebih sedikit dari biasanya, sehingga sisa kalori justru disimpan dalam bentuk lemak.

img_title Ini yang Terjadi Jika Rutin Jalan Kaki 10.000 Langkah, Siap Rasakan Perubahan Besar dalam Hidup Anda?

Yuk, kita bahas lebih dalam apa yang sebenarnya terjadi di balik tubuh yang terasa mudah gemuk meski pola makan sudah dijaga!

Pertama mari bahas apa itu metabolisme dan mengapa bisa melambat. Metabolisme adalah proses tubuh dalam mengubah makanan menjadi energi. Dalam proses ini, kalori dari makanan dibakar untuk mendukung berbagai fungsi tubuh termasuk bernapas, berpikir, dan mencerna.

img_title Daftar Buah Tinggi Serat yang Bikin Kenyang Lebih Lama dan Membantu Turunkan Berat Badan

Bagian terbesar dari metabolisme disebut Basal Metabolic Rate (BMR), yaitu kalori yang dibakar tubuh dalam keadaan istirahat total. Jadi bahkan saat kamu hanya duduk atau tidur, tubuh tetap membakar kalori untuk mempertahankan fungsi organ.

Masalahnya, menurut Dr. Ludwig, BMR bisa melambat karena berbagai alasan, dan ketika itu terjadi, tubuh jadi lebih efisien dalam menyimpan energi dalam bentuk lemak.

Halaman Selanjutnya
img_title