Freelance vs Kerja Kantoran: Mana yang Lebih Cocok untuk Generasi Milenial dan Gen Z?
- Freepik
Potensi Penghasilan
Potensi penghasilan freelance sebenarnya tidak terbatas. Jika memiliki skill yang dicari pasar, misalnya desain UI/UX, digital marketing, atau data analysis, freelancer bisa mendapatkan proyek bernilai tinggi dari klien lokal maupun internasional.
Sedangkan pekerja kantoran cenderung memiliki penghasilan lebih stabil, dengan kenaikan bertahap berdasarkan kinerja dan masa kerja. Cocok bagi mereka yang tidak ingin mengambil risiko besar dalam karier.
Baik freelance maupun kerja kantoran memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Freelance cocok bagi Anda yang mencari fleksibilitas, kebebasan, dan tantangan. Sementara kerja kantoran lebih pas bagi mereka yang mengutamakan stabilitas, keamanan, dan jalur karier yang jelas.
Namun, tidak sedikit orang yang kini memilih kombinasi keduanya. Kerja kantoran dijadikan sumber pendapatan stabil, sementara freelance sebagai cara untuk menambah penghasilan sekaligus menyalurkan passion. Pada akhirnya, pilihan terbaik adalah yang sesuai dengan kebutuhan, gaya hidup, dan tujuan finansial Anda.