Kulit Kering saat Puasa? Begini Cara Mengatasinya
- Freepik
Lifestyle – Puasa memberi banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, mulai dari membantu proses detoksifikasi hingga memperbaiki metabolisme. Namun, perubahan pola makan dan minum selama Ramadhan kerap memengaruhi kondisi tubuh, termasuk kesehatan kulit.
Salah satu keluhan yang paling sering muncul adalah kulit terasa lebih kering, kusam, dan kurang elastis dibandingkan hari-hari biasa. Kondisi ini terjadi karena tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama berjam-jam.
Kulit, sebagai organ terbesar tubuh, sangat bergantung pada hidrasi untuk menjaga kelembapan dan elastisitasnya. American Academy of Dermatology menjelaskan, kekurangan cairan dapat menyebabkan kulit kehilangan kelembapan alaminya, sehingga tampak kering, kasar, dan lebih rentan terhadap iritasi.
Selain itu, Cleveland Clinic menyebut dehidrasi dapat mengurangi elastisitas kulit dan membuatnya terlihat lebih kusam. Agar kulit tetap sehat dan terhidrasi selama puasa, berikut beberapa cara efektif yang bisa dilakukan.
1. Penuhi Kebutuhan Cairan saat Sahur dan Berbuka
Air merupakan kunci utama menjaga kelembapan kulit dari dalam. Mayo Clinic merekomendasikan konsumsi cairan yang cukup untuk membantu menjaga fungsi kulit dan mencegah dehidrasi. Anda bisa menerapkan pola minum bertahap dari berbuka hingga sahur, bukan sekaligus dalam jumlah besar.