Panduan Puasa untuk Penderita Anemia, Cegah Pusing Lewat Cara Ini

Ilustrasi Sakit Kepala
Sumber :
  • Pixaby

Lifestyle – Bulan Ramadhan adalah momen istimewa bagi umat Muslim. Namun bagi sebagian orang, terutama penderita anemia, menjalani puasa bisa menjadi tantangan tersendiri. 

img_title Tips Bijak Menggunakan PayLater untuk Kebutuhan Ramadan dan Lebaran, Awas Jangan Sampai Kebablasan!

Tubuh yang kekurangan sel darah merah atau hemoglobin cenderung lebih mudah lemas, pusing, hingga berkunang-kunang saat tidak mendapat asupan makanan dan cairan dalam waktu lama.

Anemia umumnya disebabkan oleh kekurangan zat besi, vitamin B12, atau asam folat. Saat berpuasa, pola makan berubah drastis sehingga risiko kekurangan nutrisi bisa meningkat jika tidak diatur dengan baik. 

img_title Tren Penggunaan PayLater di Momen Ramadan 2026, Dari Tiket Mudik hingga Bukber

Meski demikian, penderita anemia tetap bisa menjalankan puasa Ramadhan dengan aman selama memperhatikan kondisi tubuh dan menerapkan pola makan yang tepat.

Berikut beberapa tips yang dapat Anda terapkan.

img_title 28 Juta Orang Indonesia Alami Masalah Mental, Begini Solusi dari Pemerintah

1. Jangan Lewatkan Sahur

Sahur adalah kunci utama. Bagi penderita anemia, melewatkan sahur dapat meningkatkan risiko lemas dan pusing di siang hari. Pastikan sahur mengandung zat besi, protein, serta karbohidrat kompleks agar energi bertahan lebih lama.

Halaman Selanjutnya
img_title