5 Kesalahan Membangun Bisnis di Bulan Ramadhan, Jangan Sampai Gulung Tikar!

Ilustrasi ibu rumah tangga berbisnis
Sumber :
  • Freepik

LifestyleRamadhan selalu menghadirkan berkah tersendiri, bukan hanya secara spiritual, tetapi juga secara ekonomi. Aktivitas konsumsi masyarakat mengalami perubahan signifikan yang membuka peluang untuk membuka bisnis musiman yang relatif menjanjikan.

img_title Bitcoin Anjlok ke Level US$63.000, Masih Jadi Primadona Portofolio Anak Muda?

Pada bulan puasa, permintaan terhadap produk tertentu cenderung mengalami peninglatan signifikan. Kondisi ini membuat Ramadhan sering disebut sebagai salah satu momentum emas untuk memulai atau mengembangkan bisnis. Tidak heran jika banyak pelaku usaha baru mencoba peruntungan di bulan penuh berkah ini.

Namun, semangat saja tidak cukup karena tanpa strategi yang tepat, bisnis justru berisiko gagal berkembang atau bahkan berhenti setelah Ramadhan berakhir. Banyak kesalahan mendasar yang sering dilakukan oleh pelaku usaha, terutama mereka yang baru pertama kali membangun bisnis di periode musiman seperti ini.

img_title 5 Ide Jualan Takjil Kekinian dengan Modal di Bawah Rp500 Ribu, Cocok untuk Pemula

Berikut lima kesalahan yang perlu dihindari saat membangun bisnis di bulan Ramadhan:

1. Tidak Memahami Perubahan Perilaku Konsumen

Selama Ramadhan, pola aktivitas dan waktu belanja konsumen berubah drastis. Aktivitas online biasanya meningkat saat sahur, menjelang berbuka, dan malam hari setelah tarawih. 

img_title Jangan Sampai Bangkrut! 5 Pertimbangan Sebelum Buka Bisnis di Bulan Ramadhan

Kesalahan yang sering terjadi adalah pelaku bisnis tetap menggunakan strategi yang sama seperti bulan biasa. Misalnya, memposting promosi di siang hari saat audiens kurang aktif. Akibatnya, kampanye menjadi kurang efektif dan sulit menjangkau target pasar.

Halaman Selanjutnya
img_title