Waspada! 5 Bahaya Thrifting Baju Bekas Bagi Kesehatan, Ini Kata Dokter
- Freepik
Lifestyle – Tren thrifting atau berburu pakaian bekas semakin populer di kalangan anak muda karena dianggap ramah di kantong dan berkontribusi pada gaya hidup berkelanjutan. Sayangnya, praktik jual beli baju bekas ternyata menyimpan sederet risiko kesehatan yang serius.
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Arini Widodo, SM, SpDVE dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) mengungkapkan bahwa pakaian bekas sulit dijamin kebersihannya.
“Agen infeksi seperti bakteri, jamur, virus, hingga parasit berpotensi menular melalui pakaian tersebut,” dokter Arini dikutip dari Antara pada Kamis, 30 Oktober 2025.
Berikut penjelasan dokter Arini tentang bahaya thrifting bagi kesehatan. Scroll untuk informasi lengkapnya.
1. Sarang Parasit Penyebab Kudis
Pakaian bekas yang tidak disterilkan dengan benar dapat menjadi tempat hidup tungau penyebab scabies atau kudis. Penyakit ini menimbulkan rasa gatal hebat, terutama di malam hari, dan sering kali disertai ruam kemerahan. Jika tidak diobati, infeksi bisa menyebar ke anggota keluarga lainnya.