Kenapa Overthinking Sering Terjadi Jelang Tidur?

Ilustrasi emosi bangun tidur
Sumber :
  • Freepik

  • Latih pernapasan lambat (misal, 4–7–8 atau pernapasan diafragma) untuk menurunkan ketegangan sistem saraf.
  • Progressive muscle relaxation (menegang lepas kelompok otot) bisa membantu tubuh melepas ketegangan yang terbawa pikiran.
  • Visualisasi atau “mind imagery” dengan fokus pada gambaran tenang (seperti pantai, hutan, atau awan) membantu mengalihkan pikiran dari skenario masalah.

4. Cognitive Shuffling / Thought Blocking

img_title 7 Tanaman Hias Terbukti secara Ilmiah Bisa Menurunkan Stress dan Kecemasan."

Metode cognitive shuffling atau pengacakan pikiran (misalnya berpikir kata acak, bayangkan objek sederhana berdasar huruf) dirancang untuk memecah pola pikir repetitif dan memaksakan otak berpindah ke jalur tak bermasalah.

Alternatif sederhana lainnya adalah thought blocking, yaitu ketika pikiran negatif muncul, katakan dalam hati “cukup” atau “stop”, lalu pindahkan fokus ke pikiran netral.

5. Batasi Blue Light dan Paparan Layar

img_title Siapa Sangka, Donor Darah Bisa Tekan Peningkatan Risiko Penyakit Jantung

Gunakan mode “dark” atau filter biru, atau lebih baik lagi, hindari layar 1–2 jam sebelum tidur. Ini membantu produksi hormon melatonin yang menandakan tubuh untuk tidur.

6. Ciptakan Rutin Wind-Down (Pencadangan Waktu Tenang Sebelum Tidur)

Baca buku ringan (bukan terkait pekerjaan), dengarkan audio lembut, atau meditasi pendek. Aktivitas tak menuntut kognitif tinggi bisa membantu otak “turun ke kecepatan lembut.”

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Tekanan Kerja Kian Meningkat, 10 Sektor Pekerjaan Diprediksi Paling Stres Tahun 2026,