Diselingkuhi Bukan Sekadar Sakit Hati, Ini Dampak Psikologis yang Jarang Disadari
- Freepik
Lifestyle – Perselingkuhan dan pengkhianatan dalam hubungan bukan hanya persoalan kepercayaan yang runtuh, tetapi juga peristiwa emosional yang dapat meninggalkan dampak psikologis jangka panjang. Banyak penelitian menunjukkan bahwa pengalaman diselingkuhi dapat memicu reaksi emosional yang intens, bahkan menyerupai respons trauma.
Rasa sakit yang muncul tidak selalu berhenti saat hubungan berakhir, melainkan bisa bertahan dan memengaruhi kesehatan mental seseorang dalam waktu lama.
Bagi sebagian orang, pengkhianatan dari pasangan terasa lebih menyakitkan dibandingkan peristiwa stres lainnya karena terjadi dalam relasi yang seharusnya aman dan penuh kepercayaan. Ketika kepercayaan itu rusak, individu tidak hanya kehilangan pasangan, tetapi juga kehilangan rasa aman secara emosional.
Melansir dari Mental Nurturing, berikut ini berbagai efek psikologis setelah diselingkuhi dan dikhianati yang banyak ditemukan dalam studi psikologi internasional.
1. Trauma Emosional
Diselingkuhi sering memicu shock emosional. Individu dapat merasa seolah realitas yang selama ini diyakini runtuh secara tiba-tiba. Dalam psikologi, pengkhianatan oleh orang terdekat dikenal sebagai betrayal trauma, yaitu kondisi ketika luka emosional muncul karena pelanggaran kepercayaan yang mendalam.
2. Munculnya Kecemasan dan Depresi