Kenapa Overthinking Sering Terjadi Jelang Tidur?

Ilustrasi emosi bangun tidur
Sumber :
  • Freepik

Overthinking menjelang tidur memperpanjang waktu yang dibutuhkan untuk tertidur karena pikiran terus “bergerak”. Bahkan, penelitian menemukan bahwa menuliskan kekhawatiran sebelum tidur dapat mempercepat waktu tertidur dibandingkan sekadar me-‘journal’ kegiatan harian.

img_title 7 Tanaman Hias Terbukti secara Ilmiah Bisa Menurunkan Stress dan Kecemasan."

Pada individu dengan insomnia, pengaruh stres terhadap kualitas tidur relatif lebih besar apabila mereka memiliki kecenderungan tinggi terhadap pikiran negatif menjelang tidur.

2. Kualitas tidur memburuk dan fragmentasi tidur meningkat

Walau seseorang mungkin bisa tertidur, pikiran yang aktif sering memicu micro-awakenings (terbangun sejenak) atau tidur ringan, sehingga tidur tidak pulas. Ini berpotensi memperlemah fungsi pemulihan fisik dan mental dari tidur.

3. Siklus negatif antara kurang tidur dan kecemasan meningkat

img_title Siapa Sangka, Donor Darah Bisa Tekan Peningkatan Risiko Penyakit Jantung

Kurang tidur memperburuk regulasi emosional, stres atau kejadian negatif di hari berikutnya lebih mudah memicu respons emosional yang kuat.

Kecemasan dan gangguan tidur saling memperkuat kecemasan memperburuk tidur, tidur yang buruk memperparah kecemasan.

4. Risiko gangguan mental meningkat

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Tekanan Kerja Kian Meningkat, 10 Sektor Pekerjaan Diprediksi Paling Stres Tahun 2026,