Orang Tua Nggak Paham Matematika, Terus Gimana Bantu Anak Ngerjain PR?

Ilustrasi belajar dengan gadget
Sumber :
  • Pexels

Lifestyle –“Gimana mau ngajarin anak PR matematika, lha wong saya aja dulu tiap ujian remedial!” Kalimat seperti ini mungkin familiar bagi banyak orang tua.

img_title Stop Marah saat Dampingi Anak Belajar Matematika, Begini Metode Pengajaran yang Lebih Efektif

Saat melihat buku PR anak, terutama pelajaran matematika, yang ada justru pusing tujuh keliling. Padahal, anak butuh dibimbing. Lalu harus bagaimana?

Tenang, Anda tidak sendiri. Banyak orang tua mengalami hal serupa. Tapi kabar baiknya, Anda tak harus jadi ahli matematika dulu baru bisa mendampingi anak.

img_title Tips Jitu Jago Bahasa Arab dalam 150 Jam, Rahasia Metode 'Lancar Kilat'

Dengan pendekatan belajar ulang yang menyenangkan dan strategi yang tepat, Anda bisa tetap membantu anak memahami konsep matematika  bahkan sekaligus memperbaiki trauma masa lalu soal hitung-hitungan!

Sebelum masuk ke solusi, penting untuk memahami dulu akar masalahnya. Banyak orang tua memiliki pengalaman negatif dengan matematika saat sekolah entah karena cara guru mengajarkan yang membosankan, soal-soal yang terlalu abstrak, atau tekanan nilai.

img_title 5 Langkah Memulai Trading untuk Pemula, Anti Bingung dan Tanpa Tekanan

Menurut profesor pendidikan matematika di Stanford University, Jo Boaler,  banyak orang dewasa mengalami math anxiety, yakni kecemasan khusus terhadap pelajaran matematika.

“Math anxiety bisa diturunkan secara tidak sadar kepada anak-anak jika orang tua menunjukkan sikap takut atau tidak percaya diri saat mengerjakan matematika,” ujar Boaler dalam bukunya Mathematical Mindsets.

Halaman Selanjutnya
img_title