Benarkah Lari 10K Bisa Menurunkan Risiko Penyakit Kronis?
- Pixabay
2. Pengendalian Gula Darah dan Berat Badan:
Lari merupakan cara yang sangat efisien untuk membakar kalori dan lemak tubuh, serta meningkatkan metabolisme. Secara ilmiah, aktivitas ini meningkatkan sensitivitas insulin, yang merupakan kunci dalam pencegahan dan manajemen diabetes tipe 2. Dengan membantu menjaga berat badan ideal, lari 10K juga secara tidak langsung mengurangi beban pada sendi dan mengurangi risiko komplikasi kesehatan terkait obesitas.
3. Pengurangan Risiko Kanker:
Terdapat bukti yang menunjukkan bahwa aktivitas fisik teratur berhubungan dengan penurunan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker kolorektal dan kanker payudara. Mekanisme yang terlibat termasuk pengurangan peradangan kronis, pengaturan hormon, dan peningkatan fungsi kekebalan tubuh.
Sebuah studi menunjukkan bahwa latihan dapat memobilisasi sel T regulator (Tregs) yang melawan peradangan, yang penting dalam menjaga kesehatan otot dan sistem kekebalan.
Dosis Lari dan Risiko
Penting untuk dicatat bahwa manfaat kesehatan dari lari seringkali terlihat bahkan pada dosis yang lebih rendah dari 10K. Tinjauan sistematis dan meta-analisis menunjukkan bahwa jumlah lari apa pun, bahkan hanya sekali seminggu, sudah lebih baik daripada tidak lari sama sekali dalam mengurangi risiko kematian.