Trik Membuat Pupuk ‘Ajaib’, Bikin Tanaman Berbuah Lebat Meski di Luar Musim!

Ilustrasi pupuk
Sumber :
  • Freepik

Setelah tanaman mulai berbunga, Anda bisa menambahkan pupuk kalium (K) seperti KCl atau abu sekam. Kalium berfungsi mempercepat pematangan buah dan memperkuat batang serta daun agar tidak mudah rontok.

7 Tips Menyimpan Ikan di Kulkas agar Tetap Segar dan Tahan Lama

3. Kurangi Pupuk Nitrogen saat Tanaman Dewasa

Pupuk nitrogen memang penting di awal fase pertumbuhan karena merangsang daun dan batang. Tapi jika terlalu banyak nitrogen pada tanaman yang sudah dewasa, justru akan membuatnya terus tumbuh daun tanpa berbunga. Mulai kurangi pupuk urea dan NPK tinggi nitrogen setelah tanaman mencapai usia matang.

7 Tips Mengelola Keuangan dalam Mempersiapkan Pernikahan Impian

4. Gunakan Pupuk Organik Fermentasi

Pupuk kandang yang difermentasi atau kompos matang sangat baik untuk memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kesuburan jangka panjang. Anda bisa mencampurkan pupuk organik cair dari fermentasi buah-buahan atau limbah dapur yang kaya hormon alami pemicu pembuahan.

5 Cara Praktis Kurangi Sampah Plastik di Rumah, Ayo Selamatkan Bumi!

5. Tambahkan Zat Perangsang Buah

ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) alami seperti air kelapa, rebusan daun gamal, atau larutan mol (mikroorganisme lokal) bisa Anda gunakan seminggu sekali untuk merangsang bunga dan buah. Semprotkan pada daun atau siram ke akar untuk hasil maksimal.

Halaman Selanjutnya
img_title