Jangan Dibentak! Begini Cara Bikin Anak Patuh Tanpa Trauma

Ilustrasi anak menangis
Sumber :
  • Freepik

Turunkan Posisi Tubuh: Berbicaralah setara dengan anak, seperti berlutut atau duduk, agar mereka merasa didengar.

Sibuk Bukan Selalu Sukses, Rahasia Gelap di Balik Orang yang Terlihat Sibuk

Gunakan Kalimat Positif: Fokus pada apa yang harus dilakukan, bukan apa yang dilarang. Contohnya, “Berjalan pelan di dekat tangga” alih-alih “Jangan lari!”

Berikan Penjelasan: Jelaskan alasan di balik aturan, seperti “Kita simpan sepatu di rak agar rumah tetap bersih.” Ini membantu anak memahami tujuan perilaku yang diharapkan.

2. Tetapkan Aturan yang Konsisten

Cuma Lihat Alis, Kepribadian Aslimu Bisa Terungkap!

Anak membutuhkan struktur untuk merasa aman dan memahami batasan. Tetapkan aturan yang jelas, sederhana, dan konsisten, serta pastikan semua pengasuh (orang tua, kakek-nenek, atau pengasuh) menerapkannya. Misalnya, jika waktu bermain gadget dibatasi 1 jam per hari, pastikan aturan ini berlaku setiap hari. 

Libatkan anak dalam membuat aturan sederhana, seperti jadwal tidur atau waktu belajar, agar mereka merasa memiliki tanggung jawab. Konsistensi membantu anak memprediksi konsekuensi, mengurangi kebutuhan untuk membentak.

3. Berikan Konsekuensi Logis, Bukan Hukuman

Halaman Selanjutnya
img_title
10 Hal yang Harus Dilakukan Ibu Biar Bisa Dekat dengan Putranya