5 Cara Cermat Mengelola Keuangan untuk Para Pekerja Remote dan Freelancer

Ilustrasi mengatur keuangan
Sumber :
  • Freepik

Lifestyle – Bekerja secara remote atau sebagai pekerja lepas (freelancer) kian diminati karena menawarkan jam kerja fleksibel dengan gaji tidak seperki pekerja kantoran. Di balik fleksibilitas tersebut, ada tantangan besar yang kerap menghantui tentang cara mengelola keuangan dari penghasilan tidak tetap sebagai freelencer. 

Mau Hidup Teratur dan Bebas Finansial, Coba Terapkan 5 Prinsip Financial Minimalism Ini

Sebagain pekerja remote maupun freelnacer acap merasa penghasilan melimpah di bulan ini tetapi bulan berikutnya sepi. Kondisi tersebut wajar terjadi dalam dunia freelance. Itulah sebabnya manajemen keuangan menjadi kunci utama agar stabilitas hidup tetap terjaga. 

Beberapa cara cermat mengelola keuangan dapat membantu Anda menjaga ketahanan ekonomi tetap stabil meski gaji tidak tetap. Simak ulasan berikut untuk informasi lebih lengkapnya ya!

1. Disiplin Membayar Pajak

Freelance vs Kerja Kantoran: Mana yang Lebih Cocok untuk Generasi Milenial dan Gen Z?

Bagi pekerja remote dan freelancer, kewajiban pajak sering kali terlupakan. Padahal, Anda tetap memiliki kewajiban untuk melaporkan dan membayar pajak sesuai peraturan. Tips praktisnya, sisihkan minimal 5–10% dari setiap penghasilan untuk pos pajak. Dengan begitu, Anda tidak akan kebingungan saat waktu pelaporan tiba.

Jika memungkinkan, gunakan aplikasi pencatat keuangan untuk memisahkan pemasukan dari berbagai klien. Cara ini memudahkan Anda menghitung pajak dan menghindari kesalahan administrasi. Ingat, kepatuhan pajak tidak hanya kewajiban hukum, tetapi juga membangun citra profesional di mata klien besar.

2. Pentingnya Asuransi untuk Perlindungan Diri

Halaman Selanjutnya
img_title
5 Tips Sederhana Mengenalkan Konsep Finansial pada Anak Sejak Dini