5 Cara Cermat Mengelola Keuangan untuk Para Pekerja Remote dan Freelancer
- Freepik
Berbeda dengan karyawan tetap yang mendapat fasilitas asuransi dari perusahaan, Anda sebagai freelancer harus menyiapkan perlindungan sendiri. Asuransi kesehatan adalah prioritas utama agar tidak terbebani biaya medis yang bisa menguras tabungan.
Selain kesehatan, pertimbangkan asuransi jiwa atau asuransi penyakit kritis sesuai kebutuhan. Dengan premi yang disesuaikan penghasilan, Anda bisa melindungi diri dan keluarga dari risiko finansial jangka panjang.
3. Menyusun Dana Darurat
Tidak ada yang bisa menjamin proyek akan datang secara konsisten. Oleh karena itu, dana darurat wajib Anda miliki. Idealnya, siapkan 3–6 kali pengeluaran bulanan dalam rekening khusus. Dana ini akan menjadi penopang ketika Anda menghadapi bulan sepi tanpa klien atau situasi mendesak lainnya.
4. Mempersiapkan Dana Pensiun Sejak Dini
Banyak freelancer menunda memikirkan pensiun karena sibuk mengejar proyek jangka pendek. Padahal, semakin cepat Anda memulai, semakin ringan beban yang harus ditanggung di masa depan.
Anda bisa memanfaatkan produk tabungan pensiun, reksa dana, atau instrumen investasi lain yang sesuai profil risiko. Sisihkan sebagian penghasilan bulanan, meski jumlahnya kecil. Konsistensi lebih penting dibanding jumlah setoran awal. Dengan disiplin, Anda akan memiliki tabungan masa tua yang aman.