6 Cara Orang Tua Menjadi Teman saat Anak Beranjak Remaja agar Lebih Terbuka dan Jujur
- Freepik
Lifestyle – Beberapa orang tua merasa hubungan dengan anak mulai berubah ketika mereka beranjak dewasa. Perubahan ini sering menimbulkan jarak antara orang tua dan anak bila tidak diantisipasi dengan tepat.
Saat kecil anak cenderung terbuka, seiring bertambahnya usia mereka lebih berhati-hati menceritakan sesuatu. Hal ini wajar karena anak mulai membutuhkan ruang pribadi, kebebasan mengambil keputusan, dan pengakuan atas kemandirian.
Untuk itu, orang tua perlu menyesuaikan cara pendekatan agar tetap bisa menjadi sosok yang dekat sekaligus dipercaya. Bukan lagi sebagai pengontrol penuh, melainkan sebagai teman yang siap mendengarkan, memberi dukungan, dan hadir ketika anak membutuhkan.
Dengan pendekatan yang tepat, anak akan lebih nyaman untuk terbuka dan jujur tanpa merasa takut dihakimi. Berikut pendekatan pola asuh (parenting) yang dapat ayah dan ibu lakukan agar anak menganggap orang tua sebagai teman.
1. Bangun Komunikasi Dua Arah
Komunikasi adalah kunci utama dalam menjaga hubungan sehat dengan anak dewasa. Orang tua sebaiknya tidak hanya berbicara dalam bentuk instruksi atau nasihat sepihak.
Berikan ruang untuk mendengarkan cerita anak dengan penuh perhatian, lalu tanggapi dengan empati. Ketika anak merasa didengar tanpa digurui, mereka akan lebih mudah membuka diri.