Mengapa Weekend Selalu Bikin Malas? Hati-hati Pertanda Burnout
- Freepik
2. Ciptakan “Lazy Day” yang Berkualitas
Alih-alih rebahan tanpa arah, buatlah “lazy day” yang terstruktur. Praktisi mindfulness Thich Nhat Hanh pernah menyarankan untuk meluangkan satu hari penuh tanpa aktivitas terjadwal. Fokus pada menikmati hal sederhana seperti sarapan dengan tenang, berjalan pelan, atau sekadar duduk merenung. Dengan begitu, rasa malas berubah menjadi momen pemulihan yang bermakna.
3. Istirahat Bukan Hanya Tidur
Tidur memang penting, tapi istirahat sejati mencakup lebih dari itu: istirahat emosional, kreatif, sosial, dan spiritual. Misalnya, memutuskan dari media sosial, menulis jurnal, atau meluangkan waktu untuk berdoa atau meditasi.
4. Isi Weekend dengan Aktivitas Menyenangkan
Riset menunjukkan bahwa aktivitas aktif seperti olahraga ringan, menekuni hobi, atau belajar hal baru lebih meningkatkan kebahagiaan dibanding aktivitas pasif seperti menonton TV berjam-jam. Jadi, alokasikan sedikit waktu untuk kegiatan yang memberi energi positif.