5 Cara Kreatif Gen Z Atasi Burnout di Kantor, Tetap Produktif Tanpa Kehilangan Diri
- f
Lifestyle – Di tengah ritme kerja cepat dan ekspektasi tinggi di kantor, generasi Z menghadapi tantangan baru: burnout. Tekanan target, notifikasi tanpa henti, hingga budaya always online membuat batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi kian kabur.
Berbeda dari generasi sebelumnya, Gen Z punya cara kreatif dan adaptif untuk memulihkan energi tanpa harus meninggalkan karier. Berikut lima cara yang terbukti efektif membantu Gen Z menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kesehatan mental di dunia kerja modern.
1. Membuat Digital Detox Hour di Tengah Hari Kerja
Bagi Gen Z yang tumbuh dengan teknologi, ponsel dan laptop adalah bagian dari kehidupan. Namun, terlalu lama terpaku pada layar bisa mempercepat kelelahan mental.
Untuk itu, banyak pekerja muda kini menerapkan digital detox hour, yaitu waktu jeda tanpa gawai selama 30 hingga 60 menit di tengah hari kerja. Biasanya mereka memanfaatkannya untuk berjalan santai, membaca buku fisik, atau sekadar berbincang dengan rekan kerja tanpa distraksi notifikasi.
Cara sederhana ini membantu otak beristirahat dan memulihkan fokus, sehingga sisa jam kerja terasa lebih ringan.