Pengusaha Wajib Tahu! Ini Cara UMKM Furnitur Bisa Tembus Pasar Ekspor Lewat Integrasi Rantai Nilai

Ilustrasi furnitur
Sumber :
  • Freepik

Lifestyle – Industri furnitur Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk memperluas pasar ke tingkat global, namun masih menghadapi sejumlah tantangan struktural. Di satu sisi, sektor ini termasuk industri bernilai tambah dan berorientasi ekspor. Di sisi lain, kontribusi Indonesia di pasar furnitur dunia masih relatif kecil dibandingkan potensi yang dimiliki, terutama dari sisi sumber daya material dan kapasitas produksi.

img_title Tips Bijak Menggunakan PayLater untuk Kebutuhan Ramadan dan Lebaran, Awas Jangan Sampai Kebablasan!

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada 2025, ekspor mebel menempati peringkat kedua subsektor kerajinan dengan kontribusi sekitar 12,2 persen. Meski demikian, pangsa Indonesia di pasar furnitur global yang nilainya mencapai ratusan miliar dolar AS per tahun masih berada di bawah satu persen. 

Kondisi ini menggambarkan bahwa tantangan utama bukan pada ketersediaan bahan atau kemampuan produksi semata, melainkan pada konektivitas rantai nilai dari hulu ke hilir. Bagi pelaku UMKM furnitur, menembus pasar ekspor tidak hanya soal meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga menyangkut standardisasi kualitas, efisiensi proses, serta kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan desain global. 

img_title Tren Penggunaan PayLater di Momen Ramadan 2026, Dari Tiket Mudik hingga Bukber

Akses ke pasar utama seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Asia Timur telah terbuka, namun memerlukan penguatan pada inovasi, integrasi teknologi, dan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan desainer dan pelaku kreatif. 

Perubahan tren hunian di dalam negeri turut memengaruhi arah desain furnitur yang relevan untuk pasar internasional. Pertumbuhan rumah berukuran kecil mendorong permintaan akan furnitur ringkas, modular, dan hemat ruang. Desain kini tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga fungsi, fleksibilitas, dan efisiensi ruang, karakteristik yang juga diminati di pasar global, khususnya di kawasan urban.

img_title Persiapan Dana Mudik Lebaran Jangan Dadakan, Ini Cara Mengaturnya Sejak Awal

Tren tersebut diperkuat oleh meningkatnya hunian apartemen dan pemulihan sektor pariwisata. Pasokan apartemen di Jakarta telah melampaui 230.000 unit dengan tingkat hunian mendekati 88 persen, yang mendorong kebutuhan furnitur siap rakit dan solusi interior praktis. 

Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 13,9 juta orang, tumbuh sekitar 19 persen secara tahunan, memperluas permintaan furnitur untuk hotel, vila, dan akomodasi jangka pendek.

Halaman Selanjutnya
img_title