5 Negara Ini Sukses Olah Biomassa Jadi 'Emas Hijau', Ada Indonesia?
- Freepik
Lifestyle – Transisi menuju energi hijau kini menjadi agenda global yang tidak bisa dihindari. Salah satu sektor yang berperan penting dalam upaya tersebut adalah industri biomassa, yaitu industri yang memanfaatkan limbah organik, kayu, atau sisa pertanian sebagai sumber energi terbarukan.
Biomassa tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi karena dapat diubah menjadi listrik, bahan bakar nabati, dan produk kimia industri.
Seiring meningkatnya kebutuhan energi bersih, banyak negara berlomba-lomba memperkuat industri biomassa mereka. Beberapa bahkan telah menjadi pionir dengan teknologi canggih, regulasi kuat, dan rantai pasok yang efisien. Negara-negara ini membuktikan bahwa biomassa bukan sekadar alternatif, tetapi juga solusi nyata dalam mewujudkan ekonomi berkelanjutan.
Berikut lima negara dengan industri biomassa terbaik di dunia.
1. China
Sebagai salah satu pemain terbesar di sektor energi terbarukan, China menempati posisi teratas dalam pengembangan biomassa global. Menurut data IEA Bioenergy, terdapat lebih dari 100 ribu unit pabrik biogas aktif di negara tersebut. Selain itu, Asia, dengan China sebagai kontributornya yang utama, menghasilkan lebih dari 50 persen listrik biomassa dunia pada 2023.
China mengandalkan sumber bahan baku yang melimpah, mulai dari limbah pertanian hingga sisa kayu industri. Pemerintahnya juga mendukung pengembangan biomassa melalui kebijakan insentif dan target energi bersih yang ambisius. Meski begitu, tantangan terbesar mereka terletak pada keberlanjutan pasokan bahan mentah dan efisiensi rantai pasok.