Telur Ayam Negeri vs Omega: Mana yang Lebih Bergizi untuk Anak?

Ilustrasi telur
Sumber :
  • Pixabay

LifestyleTelur merupakan salah satu bahan pangan yang kaya nutrisi dan sering menjadi pilihan utama dalam menu makanan anak. Kandungan protein berkualitas tinggi, vitamin, mineral, dan asam lemak esensial menjadikan telur sebagai makanan super yang mendukung tumbuh kembang anak. 

Namun, di tengah beragam jenis telur yang tersedia di pasaran, seperti telur ayam negeri dan telur omega-3, orang tua sering kali bingung menentukan pilihan terbaik. 

Apakah telur ayam negeri yang ekonomis sudah cukup memenuhi kebutuhan gizi anak, atau telur omega-3 dengan klaim kandungan nutrisi lebih tinggi lebih layak dipilih? Berikut ini adalah perbedaan kedua jenis telur tersebut dari segi kandungan gizi, manfaat kesehatan, hingga pertimbangan praktis untuk keluarga.

Perbedaan Proses Produksi dan Pakan Ayam

Perbedaan utama antara telur ayam negeri dan telur omega-3 terletak pada proses produksi dan pakan yang diberikan kepada ayam petelur. Telur ayam negeri dihasilkan dari ayam petelur yang biasanya dipelihara dalam kandang konvensional dan diberi pakan standar berupa campuran biji-bijian seperti jagung dan kedelai. 

Pakan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar ayam, menghasilkan telur dengan kandungan nutrisi standar. Sebaliknya, telur omega-3 dihasilkan dari ayam yang diberi pakan khusus yang diperkaya dengan sumber omega-3, seperti biji rami, minyak ikan, atau alga laut. 

Pakan ini meningkatkan kandungan asam lemak omega-3, seperti ALA (alpha-linolenic acid) dan DHA (docosahexaenoic acid), dalam telur yang dihasilkan. Selain itu, ayam petelur omega-3 sering kali memiliki akses ke lingkungan luar, yang dapat memengaruhi kualitas telur secara keseluruhan.