5 Tren Media Sosial yang Bikin Dompet Tipis, Hati-hati Terlilit Utang
- Pixabay
Penting untuk menyeleksi challenge yang diikuti. Jika memang menambah nilai positif atau pengalaman baru yang bermanfaat, tidak ada salahnya. Namun, jika hanya sekadar mengikuti arus agar tidak ketinggalan, sebaiknya dipertimbangkan ulang.
5. FOMO (Fear of Missing Out)
Perasaan takut ketinggalan momen atau informasi sering kali menjadi alasan utama orang terbawa tren. FOMO membuat seseorang rela mengeluarkan uang untuk hal-hal yang sebenarnya tidak mendesak, seperti tiket konser yang tidak masuk anggaran, gadget terbaru padahal masih ada yang berfungsi, atau langganan aplikasi berlapis-lapis.
Untuk mengatasi FOMO, penting memiliki prioritas finansial. Buat daftar tujuan keuangan jangka pendek dan jangka panjang, sehingga setiap pengeluaran bisa disesuaikan dengan rencana yang jelas.
Media sosial memang penuh tren yang menggoda, namun tidak semuanya perlu diikuti. Flexing, belanja viral, hingga gaya hidup healing berlebihan bisa menggerus keuangan jika tidak dikendalikan. Dengan kesadaran dan strategi pengelolaan keuangan yang tepat, Anda tetap bisa menikmati media sosial tanpa harus membuat dompet tipis atau terjebak utang.