Seberapa Berpengaruhnya Asupan Makanan Terhadap Pencegahan Stunting?
- Freepik
Lifestyle –Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang. Stunting bisa disebabkan oleh malnutrisi yang dialami ibu saat hamil, atau anak pada masa pertumbuhannya.
Jika tidak ditangani dengan tepat, stunting bisa menimbulkan dampak jangka panjang pada kesehatan anak. Beberapa dampak tersebut antara lain, gangguan perkembangan otak yang mengganggu proses belajar dan menurunkan prestasi anak ke depannya. Selain itu, risiko penyakit metabolik seperti obesitas dan diabetes hingga mudah sakit dan mudah terkena infeksi.
Salah satu hal yang bisa dilakukan dalam mengatasi stunting adalah memastikan asupan gizi yang seimbang pada ibu hamil.
"Stunting bukan sekadar masalah gizi, tetapi masalah masa depan generasi," kata Deputi Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat, Kemendukbangga/BKKBN Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd dalam keterangannya.
Termasuk pada ibu hamil yang berada di daerah yang masih kesulitan mengakses layanan kesehatan, gizi seimbang, serta sarana sanitasi yang layak. Di sinilah peran penting pemerintah, tenaga kesehatan, dan para stakeholder sangat dibutuhkan dalam menciptakan upaya bersama yang terarah dan berkelanjutan.
Penanganan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan harus melibatkan kolaborasi lintas sektor yang nyata, mulai dari edukasi, dukungan nutrisi, hingga peningkatan kualitas fasilitas kesehatan dan lingkungan.
"Oleh karena itu, bantuan harus datang secara holistik, dari hulu ke hilir. Mulai dari sanitasi, air bersih, hingga asupan nutrisi. Selain itu, untuk menurunkan angka prevalensi stunting adalah dengan kerja keras, inovasi, dan kolaborasi. Kami berharap kolaborasi yang telah dilakukan dengan berbagai pihak ini bisa terus melakukan menjadi sinergi untuk mengatasi masalah stunting di Indonesia," kata dia.