Hati-hati Hipertensi Bisa Sebabkan Stroke
- Shuttershock
Cerita penyitas Stroke
Sementara itu, Pendiri Komunitas KDS Penyintas Stroke, Asep Aji Fatahilah juga berbagi pengalanannya yang mengalami stroke di usia 19 tahun. Saat itu dirinya sama sekali tidak concer dengan kondisi kesehatannya. Hingga di satu waktu dirinya mendapati tekanan darahnya mencapai lebih dari 200.
"Saya tidak pernah menyangka akan mengalami stroke di usia 19 tahun. Saat itu, saya merasa sehat dan tidak memiliki riwayat tekanan darah tinggi. Hingga suatu hari, seorang teman memeriksa tekanan darah saya, dan hasilnya menunjukkan angka yang sangat tinggi lebih dari 200," kata dia.
Saat itu, Asep tak ambil pusing. Namun siapa sangka dibalik ketidak peduliannya itu, Asep mengalami serangan stroke.
"Saya menganggapnya sepele, dan tak lama kemudian, serangan stroke pertama pun datang. Peristiwa itu menjadi titik balik dalam hidup saya," kata dia.
Berkaca pada kejadian tersebut, Asep mengungkap betapa pentingnya mengenali kondisi tubuh. Kini dirinya pun selalu rutin memeriksakan tekanan darahnya.
"Saya menyadari betapa pentingnya mengenali kondisi tubuh sejak dini. Sekarang, saya rutin memeriksa tekanan darah di rumah dan lebih berhati-hati menjaga pola hidup sehat untuk mencegah masalah serius di masa depan," ujarnya.