Seberapa Bahaya Sound Horeg Bagi Kesehatan?
Jumat, 1 Agustus 2025 - 17:30 WIB
Sumber :
- Freepik
Tidak selalu kita punya alat ukur suara. Bagaimana tahu kalau suara terlalu keras? Cek tanda-tanda ini:
- Kamu harus berteriak untuk bisa didengar.
- Tidak bisa mendengar orang yang berdiri hanya 1 meter dari kamu.
- Setelah keluar dari area bising, suara orang terdengar mendengung atau teredam.
- Ada rasa sakit atau telinga berdenging (tinnitus) setelah mendengar suara keras.
Bagaimana Suara Keras Merusak Pendengaran?
Baca Juga :
Telinga Berdenging Terus? Bisa Jadi Bukan Sekadar Gangguan, Ini 5 Hal yang Perlu Kamu Waspadai!
Agar lebih paham, ini cara telinga kita bekerja:
- Suara masuk ke telinga dalam bentuk gelombang suara. Semakin keras suara, semakin besar gelombangnya.
- Gelombang suara membuat gendang telinga bergetar dan menggerakkan tulang kecil di telinga tengah.
- Getaran ini masuk ke telinga bagian dalam (koklea) yang berisi cairan dan sel rambut halus.
- Getaran cairan menggerakkan sel rambut ini untuk mengubah suara menjadi sinyal listrik yang dikirim ke otak.
Jika suara terlalu keras:
- Cairan di koklea bergerak terlalu kuat dan bisa merusak sel rambut.
- Sel rambut yang rusak tidak bisa memperbaiki diri, sehingga sinyal suara ke otak jadi terganggu.
- Awalnya suara bernada tinggi (seperti /t/, /f/, /k/) akan sulit didengar.
Halaman Selanjutnya
Tanda awal NIHL adalah telinga berdenging (tinnitus). Tidak ada cara untuk memperbaiki sel rambut yang sudah rusak, tetapi alat bantu dengar bisa membantu pendengaran.