Seberapa Bahaya Sound Horeg Bagi Kesehatan?

Ilustrasi sound system
Sumber :
  • Freepik

Tidak selalu kita punya alat ukur suara. Bagaimana tahu kalau suara terlalu keras? Cek tanda-tanda ini:

  • Kamu harus berteriak untuk bisa didengar.
  • Tidak bisa mendengar orang yang berdiri hanya 1 meter dari kamu.
  • Setelah keluar dari area bising, suara orang terdengar mendengung atau teredam.
  • Ada rasa sakit atau telinga berdenging (tinnitus) setelah mendengar suara keras.

Bagaimana Suara Keras Merusak Pendengaran?

Telinga Berdenging Terus? Bisa Jadi Bukan Sekadar Gangguan, Ini 5 Hal yang Perlu Kamu Waspadai!

Agar lebih paham, ini cara telinga kita bekerja:

  1. Suara masuk ke telinga dalam bentuk gelombang suara. Semakin keras suara, semakin besar gelombangnya.
  2. Gelombang suara membuat gendang telinga bergetar dan menggerakkan tulang kecil di telinga tengah.
  3. Getaran ini masuk ke telinga bagian dalam (koklea) yang berisi cairan dan sel rambut halus.
  4. Getaran cairan menggerakkan sel rambut ini untuk mengubah suara menjadi sinyal listrik yang dikirim ke otak.

Jika suara terlalu keras:

  • Cairan di koklea bergerak terlalu kuat dan bisa merusak sel rambut.
  • Sel rambut yang rusak tidak bisa memperbaiki diri, sehingga sinyal suara ke otak jadi terganggu.
  • Awalnya suara bernada tinggi (seperti /t/, /f/, /k/) akan sulit didengar.
Halaman Selanjutnya
img_title
Sering Pakai Headset Wireless?  Hati-hati Risikonya untuk Otak!