Tutorial Menghitung Jumlah Tabungan Ideal untuk Gen Z, Cek di Sini!

Ilustrasi Perlunya Evaluasi Keuangan (Financial Check-up)
Sumber :
  • Freepik

Jika aturan 50/30/20 dirasa sulit karena kebutuhan yang cukup tinggi, maka aturan sederhana adalah menyisihkan minimal 10–20 persen dari penghasilan setiap bulan. Angka ini cukup fleksibel, namun tetap memberi ruang bagi Anda untuk memiliki tabungan yang terus berkembang. Semakin besar persentase yang bisa Anda sisihkan, semakin cepat pula tujuan finansial dapat tercapai.

img_title Tips Bijak Menggunakan PayLater untuk Kebutuhan Ramadan dan Lebaran, Awas Jangan Sampai Kebablasan!

5. Gunakan Aplikasi Finansial untuk Memantau

Gen Z dikenal akrab dengan teknologi, sehingga memanfaatkan aplikasi keuangan bisa menjadi cara praktis untuk menghitung dan mengontrol tabungan. Dengan bantuan aplikasi, Anda bisa memantau pengeluaran harian, melihat tren pengeluaran bulanan, sekaligus mengatur target tabungan yang lebih terstruktur.

img_title Tren Penggunaan PayLater di Momen Ramadan 2026, Dari Tiket Mudik hingga Bukber

6. Pertimbangkan Inflasi dalam Perhitungan

Satu hal yang sering diabaikan adalah dampak inflasi. Tabungan Rp100 juta hari ini tidak akan memiliki daya beli yang sama lima atau sepuluh tahun mendatang. Oleh karena itu, selain menabung, penting juga menempatkan sebagian dana ke instrumen investasi rendah risiko seperti deposito atau reksa dana pasar uang agar nilainya tidak tergerus inflasi.

img_title Manfaat Literasi Keuangan Sebelum Ambil KPR, Hindari Risiko Cicilan Berat dan Keuangan Tetap Stabil

7. Lakukan Review Rutin Setiap Tahun

Kondisi finansial bisa berubah seiring waktu. Kenaikan gaji, bertambahnya tanggungan, atau perubahan gaya hidup bisa membuat kebutuhan tabungan ikut bergeser. Lakukan evaluasi rutin setidaknya setahun sekali untuk memastikan jumlah tabungan Anda masih sesuai dengan tujuan jangka pendek maupun jangka panjang.

Halaman Selanjutnya
img_title