Cara Menghitung Dana Darurat Sesuai Kebutuhan dan Status Finansial, Panduan Lengkap Setelah Gajian

Ilustrasi mengelola keuangan
Sumber :
  • Freepik

7. Revisi Jumlah Dana Darurat Secara Berkala

MRT dan Transjakarta Gratiskan Tarif Jadi Rp1 Selama Seminggu!

Kebutuhan hidup bisa berubah. Misalnya, setelah menikah atau memiliki anak, tentu pengeluaran bulanan akan meningkat. Karena itu, revisi jumlah dana darurat Anda minimal setahun sekali agar tetap sesuai dengan kondisi keuangan terbaru.

8. Jangan Gunakan untuk Kebutuhan Konsumtif

MRT dan Transjakarta Mulai Beroperasi Lagi, Cek Rute & Jadwal di Sini!

Dana darurat hanya boleh digunakan dalam situasi genting yang tidak terduga, seperti biaya rumah sakit, kehilangan pekerjaan, atau kerusakan besar di rumah. Jangan tergoda memakainya untuk liburan, belanja gadget, atau keperluan yang bisa ditunda.

9. Setelah Tercapai, Fokus ke Tujuan Finansial Lain

Cuan Cepat dengan Investasi Jangka Pendek, Kenali Plus Minusnya Dulu!

Jika dana darurat sudah terpenuhi, Anda bisa mulai merancang tujuan keuangan lainnya seperti dana pensiun, dana pendidikan anak, atau investasi. Tapi pastikan dana darurat Anda tetap utuh, dan isi kembali jika pernah dipakai.

Membangun dana darurat memang membutuhkan waktu dan konsistensi, tapi hasilnya akan memberi ketenangan finansial yang sangat besar. Mulailah dari nominal kecil yang realistis dan bertahap tingkatkan jumlahnya. 

Halaman Selanjutnya
img_title