Penelitian: Ibu yang Sering Konsumsi Parasetamol Saat Hamil Sebabkan Risiko Anak Lahir ADHD

Ilustrasi ibu hamil
Sumber :
  • Freepik

Sampel penelitian

Partisipan ibu dalam studi Dr. Baker rata-rata berusia 25 tahun, dan sebagian besar tidak merokok atau minum alkohol selama kehamilan. Tidak ada dari mereka yang menggunakan obat untuk kondisi kronis atau memiliki komplikasi kehamilan yang diketahui.

Para peneliti kemudian melakukan tindak lanjut saat anak-anak berusia 8 hingga 10 tahun dengan melakukan penilaian perkembangan saraf.

Hasilnya menunjukkan bahwa anak-anak yang ibunya mengonsumsi parasetamol saat hamil memiliki kemungkinan 3,15 kali lebih besar untuk mengembangkan ADHD dibanding anak-anak yang ibunya tidak mengonsumsi obat tersebut.

Hasil ini tetap berlaku setelah mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mungkin berpengaruh, seperti usia ibu, indeks massa tubuh (BMI), dan kondisi kesehatan mental anggota keluarga lainnya.

“Setelah menyesuaikan dengan faktor pengganggu potensial, deteksi [parasetamol] dalam plasma ibu trimester kedua berhubungan dengan peluang lebih tinggi untuk diagnosis ADHD dibandingkan tidak terpapar,” tulis para peneliti dalam studi yang dipublikasikan di Nature Mental Health.

Studi ini menunjukkan bahwa penggunaan parasetamol selama kehamilan dapat meningkatkan risiko anak mengalami ADHD.