Apakah Kanker Serviks Bisa Dicegah?
- Freepik
Acara Gerakan deteksi dini kanker oleh FIK UI
- istimewa
Berbeda dari penyuluhan standar, FIK UI mengerahkan jajaran pakar dan pengajar senior keperawatan onkologi dalam format panel interaktif. Peserta, yang terdiri dari dosen, staf, mahasiswa, dan warga mendapat kesempatan langka untuk mengupas tuntas mitos dan fakta seputar dua kanker pembunuh utama perempuan.
Panel pakar di kedua sesi ini diisi oleh para ahli di bidangnya seperti Prof Yati, Dr. Tri Budi, Dr. Riri Maria, S.Kp., MANP, dan Dr. Hanny Handiyani yang mengupas tuntas urgensi vaksinasi, faktor risiko, dan skrining terkait kanker serviks. Serta pemaparan dari dari Dr. Dewi, Dr. Allenidekania, Prof. Agung Waluyo, S.Kp., M.Sc., Ph.D, dan Dr. Ns. Chiyar Edison, S.Kep., M.Sc, Dr. Tuti Nuraini yang membahas soal kanker payudara.
Tak hanya itu saja, terdapat juga layanan skrining yang dirancang bertahap dan semakin lengkap di sesi kedua. Beberapa layanan tersebut antara lain:
- Pemeriksaan Kesehatan Dasar: Meliputi pengecekan Tensi Darah (TD), Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB) , serta tes darah sederhana untuk Gula Darah, Asam Urat, Kolesterol, dan Hemoglobin (Hb).
- Praktik Langsung: Peserta diminta praktik langsung metode SADARI (Periksa Payudara Sendiri) menggunakan phantom (alat peraga) yang telah disediakan.
- Skrining Kanker Serviks Lanjutan: Pada sesi pertama, panitia menyediakan layanan Pap Smear profesional bekerja sama dengan Kimia Farma. Layanan ini ditingkatkan secara masif pada sesi kedua, yang mencakup tiga metode deteksi sekaligus: Pap Smear, Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test), dan tes HPV DNA, yang didukung penuh oleh tim medis Kimia Farma dan Puskesmas Mampang.