Tradisi Potong Gigi di Bali, Ternyata Tujuannya...

Pura Ulun Danu
Sumber :
  • Wonderful Indonesia

Prosesi Upacara Potong Gigi

Kikuk Pakai Face Recognition di Stasiun? Begini Cara Daftarnya Lewat Aplikasi KAI

Prosesi Metatah dilakukan dengan mengikir enam gigi bagian atas, yaitu empat gigi seri dan dua gigi taring, yang melambangkan pengendalian Sad Ripu. Meski disebut "potong gigi," gigi tidak dipotong habis, melainkan dikikir hingga rapi dengan ketebalan tidak lebih dari 2 mm untuk menghindari kerusakan enamel. Prosedur ini dilakukan oleh seorang sangging atau pinandita, yang memiliki keahlian khusus, dengan alat seperti kikir, cermin, dan daun sirih.

Upacara ini dimulai dengan serangkaian ritual, seperti Magumi Padangan untuk pembersihan spiritual, Nekeb atau pingitan sehari sebelumnya, dan Mabyakala untuk mengusir roh jahat. Peserta mengenakan pakaian adat Bali berwarna putih dan kuning, yang melambangkan kesucian.

10 Hal yang Normal di Jepang Tapi Aneh di Indonesia, Ngalamin Gak?

Setelah pengikiran gigi, peserta mencicipi enam rasa—pahit, asam, pedas, sepat, asin, dan manis—yang masing-masing memiliki makna filosofis, seperti ketabahan, kesabaran, ketaatan, kebijaksanaan, dan kebahagiaan. Prosesi diakhiri dengan Mejaya-Jaya, yaitu doa restu kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk keselamatan dan keberkahan.

Aspek Kesehatan dalam Tradisi

Dari perspektif medis, Metatah memiliki kemiripan dengan prosedur occlusal adjustment dalam kedokteran gigi, yang bertujuan memperbaiki bentuk gigi agar berfungsi optimal. Namun, pengikiran gigi harus dilakukan hati-hati agar tidak merusak lapisan enamel, yang dapat menyebabkan sensitivitas atau kerusakan gigi. 

Studi: Harga Tiket Pesawat Paling Murah di Senin dan Selasa

Penelitian oleh Widayanti (2010) menunjukkan bahwa 85% peserta Metatah mengalami keluhan seperti ngilu akibat pengikiran yang terlalu dalam. Oleh karena itu, disarankan untuk menjaga kebersihan gigi sebelum dan sesudah upacara, serta menghindari konsumsi makanan terlalu panas atau dingin untuk mencegah sensitivitas. Kolaborasi dengan dokter gigi juga dapat memastikan prosedur ini aman dan steril.

Halaman Selanjutnya
img_title