Panduan Membeli Jam Pre-Owned Agar Tetap Aman dan Bernilai
- istimewa
Lifestyle – Tren membeli jam tangan pre-owned atau bekas berkualitas kian diminati oleh masyarakat, seiring meningkatnya kesadaran akan nilai investasi dan keberlanjutan dalam industri fesyen dan gaya hidup. Tidak hanya menawarkan harga yang lebih kompetitif dibandingkan produk baru, jam pre-owned juga sering kali menghadirkan model langka dengan nilai historis dan prestise tersendiri.
Namun di balik peluang tersebut, terdapat sejumlah risiko yang perlu diantisipasi, mulai dari keaslian produk, kondisi mesin, hingga legalitas transaksi.
Oleh karena itu, pemahaman yang komprehensif menjadi kunci utama agar proses pembelian jam pre-owned tetap aman sekaligus memberikan nilai jangka panjang bagi pembeli.
Berikut adalah panduan membeli jam pre-owned dengan aman dan bernilai, yang dapat dipelajari langsung dari praktik di pameran jam tangan mewah bekas Jakarta Watch Exchange (JWX) pada 15–18 Januari 2026 di Main Atrium GF, West Lobby Gandaria City, Jakarta Selatan.
“Karena memang di Indonesia ini untuk apa ya, kita sebutnya tuh secondary market. Jadi market untuk barang-barang mewah second itu tuh lagi, lagi apa ibaratnya selalu booming," kata Nike April.
Melalui pameran fisik, pembeli dapat memverifikasi langsung keaslian, kondisi, dan reputasi penjual, sesuatu yang sulit dilakukan jika hanya mengandalkan transaksi daring.
Istilah pre-owned tidak selalu identik dengan jam yang telah dipakai dalam waktu lama. Pengunjung dapat menemukan: