Terinspirasi dari Putroe Sambinoe Meutuah, Begini Cara Optimal Membantu Korban Banjir Sumatra

Ilustrasi banjir
Sumber :
  • Pixabay

Lifestyle – Dunia penerbangan seringkali diidentikkan dengan jadwal yang ketat, ketepatan waktu, dan profesionalisme tinggi di atas awan. Namun, bagi Putroe Sambinoe Meutuah, menjadi seorang pilot bukan sekadar menerbangkan burung besi dari satu kota ke kota lain. Baginya, seragam yang ia kenakan membawa tanggung jawab moral yang jauh lebih besar, terutama saat mendengar kabar duka dari tanah kelahirannya, Aceh.

img_title Harapan Baru Hadir untuk Anak-anak Korban Banjir di Kabupaten Aceh Tamiang

Baru-baru ini, pemandangan berbeda terlihat di beberapa wilayah pelosok Aceh. Bukan berada di dalam kokpit pesawat yang canggih dan sejuk, Putroe justru terlihat sibuk di tengah medan bencana. Sebagai salah satu pilot perempuan andalan di maskapai Citilink, ia memilih untuk mengambil peran garda terdepan dalam aksi kemanusiaan yang diinisiasi oleh Asosiasi Pilot Citilink (APIC).

Aksi yang berlangsung pada pertengahan Desember 2025 ini menyasar wilayah-wilayah yang sulit dijangkau, mulai dari Kabupaten Pidie Jaya hingga Kecamatan Sawang dan Langkahan. Kehadiran Putroe di sana bukan tanpa alasan. Sebagai putri daerah, ia merasa memiliki ikatan batin yang kuat untuk memastikan bahwa saudara-saudaranya yang terdampak bencana mendapatkan bantuan yang paling mereka butuhkan.

img_title Tradisi Ramadan dari Arab Saudi untuk Masyarkat Indonesia

Kepemimpinan Putroe dalam misi ini menunjukkan sisi lain dari layanan yang biasa diberikan oleh para kru Citilink. Jika di atas pesawat mereka dikenal dengan keramahan dan standar keselamatan yang tinggi, di lapangan bencana, nilai-nilai tersebut bertransformasi menjadi empati yang nyata. Bersama rekan-rekan pilot lainnya, ia menyalurkan bantuan logistik primer hingga mendirikan posko kesehatan.

Salah satu alasan kuat mengapa Putroe bergerak begitu masif adalah pengamatannya terhadap minimnya akses medis di lokasi terpencil. 

img_title Bukan Cuma Bantuan, Korban Bencana Alam Juga Perlu Trauma Healing, Ini Alasannya

"Kami tergerak murni karena rasa empati melihat kondisi di Sumatra. Secara pribadi, sebagai orang Aceh, saya ingin membantu sebisa saya. Kami melihat bantuan medis sangat minim, maka berbekal donasi dari APIC, kami berinisiatif membangun posko medis," ujar Putroe Sambinoe Meutuah dengan lugas.

APIC Peduli Sumatra

Photo :
  • Istimewa
Halaman Selanjutnya
img_title