Begini Peran E-Wallet Mengubah Cara Gen Z Mengelola Uang

Ilustrasi e-wallet
Sumber :
  • Freepik

Preferensi tersebut tidak lepas dari faktor rasional. Aspek kepraktisan menjadi alasan utama (57%), diikuti bebas biaya administrasi (49%) dan fleksibilitas penggunaan di berbagai merchant (48%). Artinya, Gen Z tidak hanya tergoda promo, tetapi mempertimbangkan efisiensi dan kemudahan dalam setiap transaksi.

img_title Hati-hati! 5 Penyebab yang Tak Disadari Bikin Keuangan Jebol Saat Ramadhan

Promo memang masih menjadi pintu masuk penting. Dalam survei yang sama, gratis biaya admin menjadi promo paling favorit (79%), disusul cashback (71%) dan diskon (66%). ShopeePay dinilai paling banyak memberikan gratis biaya admin (56%), sekaligus paling sering menawarkan cashback (63%) dan diskon (65%). Namun, di balik angka tersebut, terdapat pola perilaku yang lebih dalam: Gen Z cenderung memanfaatkan promo untuk kebutuhan rutin seperti paket data, token listrik, dan pembayaran tagihan.

Integrasi dengan platform e-commerce dan layanan digital lainnya juga menjadi pembeda signifikan. ShopeePay tercatat paling sering digunakan untuk transaksi online dengan persentase 68%, diikuti GoPay (17%), Dana (10%), dan Ovo (2%). Ekosistem yang saling terhubung membuat pengguna tidak perlu berpindah aplikasi untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan finansial.

img_title Persiapan Lebaran Banyak Kebutuhan, Begini Tips Jitu Mengatur Keuangan Selama Ramadhan

Sektor gaming menjadi contoh konkret bagaimana e-wallet berperan sebagai enabler gaya hidup digital. Untuk kebutuhan top-up game, ShopeePay memimpin dengan 46%, diikuti Dana 28%, GoPay 19%, dan Ovo 4%. Dari sisi persepsi kemudahan proses top-up, ShopeePay kembali unggul dengan 54%, kemudian disusul Dana 22%, GoPay 19%, dan Ovo 5%. Dalam konteks hiburan digital yang serba cepat, kecepatan dan kesederhanaan alur transaksi menjadi determinan utama pengalaman pengguna.

“Gen Z tidak lagi melihat dompet digital sebagai alat bayar alternatif, melainkan sebagai bagian dari  gaya hidup mereka. Siapa pun penyedia layanan yang mampu mengintegrasikan hiburan, seperti  gaming, dengan kemudahan transaksi dalam satu klik, dialah yang akan memenangkan pasar dalam  dekade ini,” kata Andi.

img_title 5 Shio Paling Cuan di Tahun Kuda Api, Siapa yang Diprediksi Panen Rezeki di 2026?

Fenomena ini menunjukkan bahwa manajemen keuangan Gen Z tidak lagi berbasis dompet fisik atau pencatatan manual. Histori transaksi dalam aplikasi, notifikasi real-time, hingga kemudahan transfer antar-platform membentuk pola kontrol finansial yang lebih dinamis. Dalam satu aplikasi, mereka dapat memantau pengeluaran, membayar tagihan, berbelanja, hingga memenuhi kebutuhan hiburan.

“Satu klik untuk semua” bukan sekadar slogan, melainkan refleksi perubahan perilaku finansial. E-wallet kini berfungsi sebagai pusat ekosistem digital yang menyatukan konsumsi, pembayaran, hingga pengelolaan keuangan sehari-hari. Bagi Gen Z, dompet digital bukan lagi pilihan tambahan, melainkan fondasi gaya hidup finansial modern yang cepat, terintegrasi, dan selalu aktif 24/7.