5 Alasan Anak Muda Ogah Naik Jabatan

Ilustrasi Naik Jabatan di Kantor
Sumber :
  • Freepik

2. Kesehatan Mental Jadi Prioritas

img_title Anak Muda Lebih Pilih Mengontrak daripada Membeli Rumah, Ini 5 Kelebihannya

Kesadaran akan kesehatan mental meningkat pesat, terutama pascapandemi. Laporan dariĀ Deloitte Global Gen Z and Millennial Survey menunjukkan mayoritas Gen Z dan milenial menempatkan kesejahteraan mental sebagai faktor utama dalam mengambil keputusan karier, bahkan di atas gaji.

Promosi sering kali berarti tekanan target, konflik tim, dan ekspektasi performa yang lebih tinggi. Bagi sebagian anak muda, stabil secara mental lebih bernilai dibandingkan jabatan prestisius.

3. Tidak Semua Orang Ingin Menjadi Manajer

img_title 6 Ide Bisnis yang Digemari Gen Z, Peluang Cuan Menanti!

Promosi jabatan kerap identik dengan jalur manajerial. Padahal, tidak semua profesional ingin mengelola orang. Banyak anak muda justru ingin memperdalam keahlian teknis dan menjadi spesialis.

Menurut McKinsey & Company, organisasi modern mulai menyadari pentingnya jalur karier non-manajerial agar talenta terbaik tidak dipaksa naik ke posisi yang tidak sesuai dengan minat dan kekuatannya. Anak muda yang sadar akan preferensi ini memilih bertahan di peran yang mereka kuasai.

4. Fleksibilitas Kerja Lebih Bernilai

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title 5 Alasan Pentingnya Investasi Leher ke Atas, Keuangan hingga Kesehatan Terjamin