Permintaan Perhiasan Meningkat di Asia: Indonesia, Malaysia Paling Doyan Beli Emas
- The Washington Beer Blog
Lifestyle – Pasar Asia menjelma menjadi salah satu motor utama pertumbuhan industri perhiasan global. Selain didorong oleh kelas menengah yang terus berkembang, tren konsumsi juga bergerak ke arah produk dengan kualitas tinggi, desain inovatif, dan nilai investasi jangka panjang.
Permintaan perhiasan di kawasan Asia terus menunjukkan tren peningkatan, seiring menguatnya minat konsumen terhadap emas sebagai simbol nilai, budaya, sekaligus instrumen penyimpan kekayaan. Di antara negara-negara Asia, Indonesia dan Malaysia dilaporkan menjadi konsumen yang paling memiliki minat tertinggi terhadap produk perhiasan berbahan emas.
“Indonesia, Malaysia, Timur Tengah sangat suka emas,” kata Associate Director, Business Development, Exhibitions and Digital Business Hong Kong Trade Development Council (HKTDC), Samuel Cheng, saat ditemui di Jakarta.
Associate Director HKTDC Samuel Cheng
- VIVA/Ayesha Puri
Samuel Cheng menyampaikan, emas perhiasan tidak hanya dipandang sebagai aksesori fesyen, tetapi juga memiliki nilai emosional dan budaya yang mengakar kuat di masyarakat. Faktor tersebut membuat permintaan perhiasan emas relatif stabil, bahkan cenderung meningkat, di tengah dinamika ekonomi global.
Anggapan emas sebagai aset lindung nilai semakin mendorong minat produk perhiasan berbahan emas memiliki daya tarik ganda, yakni sebagai estetika dan nilai ekonomi. Pemikiran ini tak lepas dari pengaruh kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian.
Samuel juga menyoroti, peningkatan permintaan ini tercermin dari semakin besarnya minat pelaku usaha Indonesia untuk terlibat dalam pameran perhiasan internasional. Tidak hanya sebagai pembeli, produsen dan desainer asal Indonesia juga mulai aktif memanfaatkan ajang global untuk memperluas jaringan dan memperkenalkan produk ke pasar internasional.