Riset: Fokus Industri Fintech Berubah

Ilustrasi Fintech
Sumber :
  • Freepik

Lifestyle – Lanskap industri fintech Indonesia tengah mengalami perubahan signifikan. Riset Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) melalui Annual Member Survey (AMS) 2024–2025 menunjukkan pergeseran fokus pelaku industri dari sekadar ekspansi ke arah profitabilitas, efisiensi, dan tata kelola yang lebih berkelanjutan. Pergeseran ini menandai fase baru ekosistem fintech yang semakin matang dan adaptif terhadap dinamika ekonomi digital nasional.

img_title Fintech Berkembang Pesat di Indonesia, Ini Tantangan dan Solusi yang Ada di Depan Mata

Sekretaris Jenderal AFTECH, Firlie Ganinduto, menyampaikan bahwa AMS 2024–2025 memberikan gambaran yang jelas mengenai peluang industri fintech. Pihaknga melihat progres besar dalam aspek tata kelola, keamanan, dan kapabilitas teknologi.

Meski begitu, Firlie menyinggung masih terdapat sejumlah kesenjangan yang perlu dijembatani. Ia menekankan pentinhnya kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mengatasi ketimpangan yang menghambat kemajuan fintech.

img_title Solusi Kebutuhan Dana Mendesak Tanpa Mengganggu Tabungan Utama

"Ke depan, akan terus memperkuat governance untuk meningkatkan trust sehingga mendorong confidence di industri digital, khususnya fintech," kata Firlie dikutip dari keterangan resmi pada Rabu, 19 November 2025.

Berikut transformasi industri fintech di Tanah Air sebagai penggerak inklusi keuangan dan produktivitas ekonomi nasional berdasarkan hasil temuan AMS 2024-2025.

1. Tidak Lagi Mengejar Pendanaan Eksternal

img_title Bali dan Jakarta Jadi Gerbang Indonesia Sambut Dunia, Begini Upaya Wujudkan Bandara Ramah Lingkungan

Riset menemukan bahwa pada 2025, adanya lonjakan perusahaan fintech tidak lagi aktif mencari pendanaan menjadi sebanyak 43,4 persen dari 38,9 persen pada tahun sebelumnya. Pergeseran ini menandakan fokus industri ke beralih ke arah optimalisasi internal dan pencapaian profitabilitas. 

Halaman Selanjutnya
img_title