Survei Bocorkan Kondisi UMKM di 2025, Masih Optimis Meski Tekanan Biaya Menggila
- Istimewa
Lifestyle – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menghadapi berbagai dinamika ekonomi yang memengaruhi operasional bisnis mereka. Kenaikan biaya operasional, penyesuaian perilaku konsumen, serta persaingan yang semakin intens membuat pelaku usaha perlu beradaptasi dengan strategi yang lebih efisien.
Di tengah kondisi tersebut, laporan survei terbaru yang dirilis Lalamove memberikan gambaran mengenai bagaimana pelaku UMKM menilai prospek bisnis dan kebutuhan logistik saat ini.
Survei yang dilakukan pada Oktober 2025 tersebut mencatat bahwa lebih dari 54 persen pelaku UMKM merasa optimistis terhadap prospek bisnis di tahun mendatang. Optimisme ini muncul di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, mencerminkan keyakinan sebagian pelaku usaha bahwa permintaan pasar masih memiliki ruang untuk tumbuh.
Dalam laporan yang sama, Lalamove menyebutkan bahwa layanan pengiriman yang cepat, aman, dan terjangkau menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran operasional UMKM.
Ilustrasi UMKM
- Lalamove
Temuan lainnya menunjukkan bahwa lebih dari 80 persen responden menilai layanan pengiriman on-demand dengan harga terjangkau berperan penting dalam menjaga efisiensi dan daya saing usaha. Pelaku UMKM menempatkan keamanan pengiriman, harga yang terjangkau, serta transparansi biaya tanpa tambahan tersembunyi sebagai tiga aspek utama dalam memilih mitra logistik.
Hal ini sejalan dengan kebutuhan mereka untuk mengoptimalkan biaya operasional, terutama di tengah tekanan ekonomi. Andito B Prakoso, Managing Director Lalamove Indonesia, menyampaikan bahwa pelaku UMKM semakin mempertimbangkan berbagai aspek sebelum memilih penyedia layanan logistik.