Kripto vs Investasi Hijau, Mana yang Lebih Cuan?

Ilustrasi Kripto
Sumber :
  • Bankrate

Sebaliknya, kripto masih menghadapi ketidakpastian regulasi. Beberapa negara mendukung inovasi blockchain, tetapi banyak juga yang menerapkan aturan ketat karena alasan keamanan, volatilitas, dan isu lingkungan terkait energi yang digunakan untuk mining.

img_title Tips Bijak Menggunakan PayLater untuk Kebutuhan Ramadan dan Lebaran, Awas Jangan Sampai Kebablasan!

5. Nilai Etis dan Dampak Lingkungan

Bagi sebagian investor, nilai etis menjadi pertimbangan penting. Investasi hijau jelas mendukung agenda global dalam mengurangi emisi karbon dan melestarikan lingkungan. 

img_title Tren Penggunaan PayLater di Momen Ramadan 2026, Dari Tiket Mudik hingga Bukber

Sementara itu, kripto, khususnya Bitcoin, sering dikritik karena konsumsi energi yang tinggi. Walau ada inovasi seperti proof-of-stake yang lebih ramah lingkungan, isu keberlanjutan tetap menjadi catatan penting bagi investor yang peduli dampak sosial.

6. Diversifikasi dan Strategi Portofolio

img_title Bitcoin Anjlok ke Level US$63.000, Masih Jadi Primadona Portofolio Anak Muda?

Studi internasional menunjukkan bahwa saham hijau dan Bitcoin memiliki korelasi rendah. Artinya, menggabungkan keduanya dalam portofolio bisa meningkatkan diversifikasi. 

Investor dapat menempatkan sebagian kecil dana di kripto untuk mengejar pertumbuhan tinggi, sekaligus menaruh porsi lebih besar di investasi hijau untuk stabilitas. Dengan strategi ini, Anda dapat menyeimbangkan potensi keuntungan besar dan keamanan jangka panjang.

Halaman Selanjutnya
img_title