Cuan Cepat! 5 Instrumen Investasi Jangka Pendek yang Cocok untuk Pemula
- Freepik
3. Obligasi Negara Ritel (ORI)
Obligasi negara ritel (ORI) dengan tenor pendek menawarkan imbal hasil tetap yang dijamin pemerintah. Hal ini membuat risiko gagal bayar sangat minim, sehingga cocok untuk investor yang mengutamakan keamanan. Selain memberikan return stabil, ORI juga bisa menjadi bentuk dukungan langsung terhadap pembangunan negara.
4. Peer to Peer (P2P) Lending
Bagi investor yang berani mengambil risiko lebih tinggi, P2P lending bisa menjadi alternatif menarik. Instrumen ini memungkinkan Anda meminjamkan dana kepada pihak yang membutuhkan dengan imbal hasil cukup tinggi dalam jangka waktu singkat. Meski begitu, risiko gagal bayar tetap ada sehingga P2P lending lebih sesuai untuk investor dengan profil risiko menengah hingga tinggi.
5. Emas Digital
Investasi emas kini semakin praktis dengan hadirnya platform digital yang memudahkan pembelian hingga pencairan dana. Emas digital cocok dijadikan lindung nilai terhadap inflasi sekaligus instrumen investasi jangka pendek karena mudah diakses kapan saja. Namun, perlu diingat bahwa harga emas bisa berfluktuasi dalam jangka pendek sehingga tetap harus dipantau dengan cermat.
Investasi jangka pendek menjadi langkah awal yang bijak bagi pemula yang ingin mengenal dunia investasi tanpa harus menunggu terlalu lama untuk merasakan hasil. Kelima jenis instrumen investasi di atas dapat Anda pilih sesuai profil risiko masing-masing. Dengan perencanaan yang tepat, investasi jangka pendek tidak hanya membantu menambah penghasilan, tetapi juga membangun kebiasaan finansial yang sehat untuk masa depan.