Jarang Dipakai Bisa Rugi, Ini Risiko Punya Rekening 'Nganggur'

Ilustrasi rekening bank
Sumber :
  • Freepik

Lifestyle – Di era serba digital seperti sekarang, banyak orang memiliki lebih dari satu rekening bank. Ada rekening untuk gaji, tabungan masa depan, hingga rekening sekadar untuk menerima cashback atau promo aplikasi. 

img_title Tips Bijak Menggunakan PayLater untuk Kebutuhan Ramadan dan Lebaran, Awas Jangan Sampai Kebablasan!

Sayangnya, tidak semua rekening tersebut digunakan secara rutin. Banyak yang dibiarkan menganggur begitu saja. Tanpa disadari, hal ini bisa membuat rekening berubah status menjadi dormant atau tidak aktif.

Status rekening dormant tidak bisa dianggap sepele. Jika tidak segera ditangani, pemilik rekening bisa mengalami berbagai kerugian. Mulai dari potongan biaya administrasi hingga rekening ditutup sepihak oleh pihak bank. Oleh karena itu, penting bagi Anda memahami apa saja risiko dari memiliki rekening dormant.

img_title Tren Penggunaan PayLater di Momen Ramadan 2026, Dari Tiket Mudik hingga Bukber

1. Tidak Bisa Digunakan untuk Transaksi

Rekening yang sudah berstatus dormant umumnya dibatasi akses transaksinya. Artinya, Anda tidak bisa melakukan penarikan tunai, transfer dana, hingga transaksi menggunakan kartu debit atau aplikasi mobile banking. Jika suatu saat Anda membutuhkan dana mendesak dari rekening tersebut, proses reaktivasi bisa memakan waktu dan menyulitkan.

img_title Persiapan Dana Mudik Lebaran Jangan Dadakan, Ini Cara Mengaturnya Sejak Awal

2. Saldo Terpotong Biaya Administrasi

Meski tidak digunakan, rekening tetap dikenakan biaya administrasi setiap bulan. Beberapa bank bahkan menetapkan biaya tambahan khusus untuk rekening dormant. Akibatnya, saldo yang ada di dalam rekening akan terus berkurang secara otomatis. Bila dibiarkan, saldo bisa habis dalam hitungan bulan tanpa Anda sadari.

Halaman Selanjutnya
img_title